Sepakbola Indonesia

Semua Tentang Sepakbola Indonesia

Hasil Pertandingan : Indonesia vs Syria – Leg 2

Ditulis oleh MasIndra di/pada November 18, 2007

Indonesia dibantai Syria 7-0!

Tanggal 18 November 2007, pukul 19.00 tentu saja tidak akan saya lewatkan untuk menonton siaran langsung Indonesia vs Syria leg 2 di televisi, lha wong mau nya nonton langsung di Damaskus tapi apa daya biaya kesana aku ngga punya. Setelah sekian lama nunggu, akhirnya pertandingan dimulai juga. Indonesia mengenakan seragam putih hijau, sedangkan Syria memakai seragam merah-merah.

Cukup menjanjikan, pergerakan pemain u-23 yang dipersiapkan untuk ajang Asean Games sangat atraktif pada awal-awal babak pertama. Meskipun belum mampu menyerang, namun kokohnya pertahanan yang dijaga oleh M. Roby dkk mampu merepotkan dan membuat frustasi penyerang Syria. Hanya saja kelemahan jelas sekali terlihat di bagian bek kiri, ketika kawan-kawannya masih bugar, Fandy seakan berlari dengan beban gelang kaki. Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir babak pertama, kelelahan pemain Indonesia dalam menahan gempuran Syria sudah mulai terlihat.

Petaka Itu Datang

Adalah kapten kesebelasan Syria, Zyad Chaabo, yang memulai sebuah neraka bagi pemain-pemain muda Indonesia. Pada menit ke 38′, dirinya mencetak gol ke gawang Indonesia yang dijaga oleh Dian Agus Prasetya. Dan menjelang turun minum, Chaabo sekali lagi melesakkan si kulit bundar dan jaring tim Indonesia pun bergetar.

Babak kedua layaknya neraka bagi tim muda Indonesia. Semangat yang menurut situs PSSI ditunjukkan pemain muda kita sebelum turun melawan Syria sirna sudah! 5 buah gol tercipta di babak kedua ini dan semua milik Syria. Pada menit 59′ giliran R. Rafe yang melesakkan bola ke dalam jaring Indonesia, kemudian berturut-turut Ali Dyab pada menit ke 74′ , Jehad Al Hussein 79′, Chaabo 86′, dan kembali Rafe 90′ ikut berpesta gol ke dalam jala Indonesia. Skor akhirnya menjadi sungguh fantastis, 7-0!!! Hah! prediksi saya dalam tulisan menjelang pertandingan ini akhirnya terwujud, banyak gol tercipta dalam pertandingan ini… Indonesia menjadi lumbung gol bagi Syria.

Pekerjaan Rumah Bagi PSSI

PSSI dan tentunya Ivan Kolev yang sempat berkoar bahwa tim muda Indonesia akan memperoleh medali emas di ajang Asean Games nanti harus menyelesaikan pekerjaan rumah setelah tim muda mereka di bantai 7-0 oleh Syria. Target PSSI ke final pun terasa berat jika melihat hasil dan kualitas permainan yang disuguhkan oleh tim muda kita.

Faktor mental, semangat bertanding dan kualitas permainan tim ini harus segera dibenahi. Kalau tidak, PSSI akan kembali gigit jari dan pecinta sepakbola nasional akan kembali menangis menyaksikan tim kesayangan mereka berjuang dan berakhir tanpa gelar!! Masih ada beberapa minggu untuk meningkatkan mental, stamina dan performa pemain muda kita. Atau pelatihan dan uji coba yang lalu di Argentina, akan kembali menguap dengan sia-sia.

Berita ini juga dapat anda dapatkan di:

http://masindra.wordpress.com
http://www.lintasberita.com

Satu Tanggapan ke “Hasil Pertandingan : Indonesia vs Syria – Leg 2”

  1. Yose Rizal berkata

    Saya salah seorang pecandu sepakbola dari Indonesia. Khusus kalau berbicara tentang sepak bola Indonesia, khususnya PSSI…bahwa dari semenjak saya melek (menyukai sepakbola, ini sekitar th 1980an)sepok bola sampai dengan saat ini (akhir 2007) secara jujur harus saya akui bahwa, seluruh pengurus PSSI baik yang dipusat maupun daerah…dan seluruh masyarakat sepak bola Indonesia… juga tentunya tak terkecuali saya sendiri merasa menjadi PECUNDANG BESAR…BIG LOOSER! karena sebenarnya prestasi PSSI secara umum tidak pernah berkembang menjadi lebih baik…jangankan memberi KEBANGGAAN membicarakan timnas Indonesia di tingkat Asia tenggara saja itu cukup membuat saya malu mengakui bahwa saya seorang yang berasal dari Indonesia. Perubahan yang telah terjadi dari tahun 80-an sampai dengan saat ini bagi saya tidak lebih hanya merupakan perubahan STATUS, dari masa Perserikatan ke Galatama dan kini ke Liga semi pro…tidak pernah ada sesuatu yang dapat kita pelajari dan kita raih?…BEBAL, inilah kata yang harus diakui sesuai dan dapat ditujukan kepada kita masyarakat sepak bola Indonesia. Anda tidak perlu mempercayai pendapat saya ini jika anda juga seorang pecinta sepak bola Indonesia dan mengikuti perkembangan PSSI setiap saat dari mulai era Ali sadikin hingga Nurdin Halid, dari era pers sepakbolanya alm Thamrin Tahar (pioneer…?), Sumohadi Marsis, dan pers maupun selebritis2 olah raga saat ini khususnya sepak bola….ini sama rasanya menelan PIL PAHIT DAN KITA SEMUA TIDAK PERNAH SEMBUH DARI SAKIT…..

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>